Thursday, 3 March 2011

Oleh-Oleh khas Batam

Jangan tinggalkan Batam tanpa kesan....

Masih mengenai Batam...hehehe...kali ini mengenai oleh2 khas Batam. Sering kita ditanyain kalau berkunjung ke suatu tempat oleh2 apa yang akan dibawa pulang? Karena lama juga tinggal di Batam, kadang teman/saudara berkunjung kami selalu rekomend salah satu oleh2 khas batam yaitu  kek pisang villa. Di Batam  kek pisang villa memang terkenal, sudah menjadi buah tangan turis/wisatawan kalau berkunjung ke Batam. Sesuai dengan namanya kek itu terbuat dari pisang sebagai bahan dasarnya. Hadir dengan berbagai macam variasi rasa. diantarannya blackforest,blueberry,mocca,pandan cheese,cheese,mixed fruit dll. Hari itu saya juga memborong kek pisang villa untuk dibawa pulang ke jakarta.
rasa pandan dgn taburan keju diatasnya

Saya pun memilih rasa blackforest dengan lapisan strawberry jam dan siraman coklat dark & white yang yummy. Selain itu saya juga memilih rasa pandan cheese, karena saya suka dengan aroma pandannya yang menggoda dengan taburan keju diatasnya serta lapisan strawberry jam juga. Cocok untuk pecinta kuliner. Selain itu saya juga memilih beberapa rasa sebagai oleh2 kepada saudara2 di jakarta.

kek pisang dgn rasa blackforest

dengan lapisan coklat yang menggoda
Ternyata para artis ibukota yang berkunjung ke Batam juga tidak lupa membawa pulang salah satu oleh2 khas ini. Terbukti dengan banyaknya foto2 artis yang mengunjungi oulet2 pisang kek villa dipajang disana. Lumayan terkenal juga pisang kek villa ini. Selain menjual pisang kek disana juga terdapat browniest yang terbuat dari coklat dan ditaburi kacang almond, coklat putih, keju parut . Selain itu juga terdapat bingke dengan tekstur kue yang lembut dan rasa pandan yang yummy. Mesti dicoba jika anda berkunjung ke Batam. 
Oh ya ..harga per kotak untuk pisang kek villa sekitar Rp 35.000,-. Jika membeli banyak untuk dibawa pulang kita tidak perlu susah2 packing karena semua akan dipacking langsung di toko. 

browniest

Bingke

Berikut sedikit info oulet2 kek pisang villa di Batam :
1. Batam Centre
    Bisa kita temui di ruko Nusantara Golden dekat dengan resto Kediri
2. Nagoya
    Disamping hotel Nagoya Plaza
3. Penuin
    Persis disamping Hotel 89

Selain itu juga kia bisa menemui outlet villa kek pisang di bandara Hang Nadim tepatnya di gade 5/6 . Jangan tinggalkan Batam tanpa kesan. Oleh2 khas Batam ya kek pisang villa. 

salah satu outlet di nagoya


indahnya berbagi

Tuesday, 1 March 2011

Kesadaran


Jumat siang itu suami & anak mengantar saya ke bandara Sukarno-Hatta, karena hari itu saya akan berangkat ke Batam untuk beberapa hari. Kami pun dari Cengkareng menuju tol. Suasana jalan cukup ramai mungkin karena baru turun hujan jadi kendaraan cukup padat. Arah menuju tol juga cukup banyak yang antri, kebanyakan kendaraan menuju Tj. Priok. Setelah mau keluar dari tol kami pun mengambil antrian mengikuti mobil yang  di depan. Lumaya panjang juga antrian mobil2 yang mau keluar tol , syukur kami berangkat agak awal jadi tidak terburu-buru. 

Tetapi tiba2 dari sebelah kiri jalan sebuah mobil menerobos antrian. Seharusnya mobil itu mengikuti antrian di belakang tetapi main serobot saja. Toh disebelah kiri sudah tidak ada loket antrian. Yang mengherankan mobil lain pun ikut, sudah tahu mobil depan salah jalan tetap saja diikuti. Budaya ini sering kita temukan di negri tercinta ini. Mengapa orang2 tidak sedikit sabar untuk ikut antri ? Bukannya dengan main serobot begitu malahan membuat jalan tambah macet.

sudah macet tambah macet karna tidak tertib
Budaya antri masih jauh dari kehidupan kita. Seringkali kita melihat di jalan2 mobil/motor main serobot saja tanpa memperhatikan jalan kiri & kanan. Yang penting mungkin mereka bisa sampai di tujuan dengan cepat tanpa berpikir lagi jalan adalah untuk kepentingan bersama. Akhirnya malahan tambah macet jalan saja. Maunya cepat akhirnya membuat lama. Semua tidak mau mengalah maunya jalan sendiri. Mugkin kalau mobil ambulans bisa kita maklumi dan harus kita kasih jalan untuk lewat dulu. 

Hidup di ibukota semua harus cepat tetapi bukannya kita melupakan & menghilangkan budaya antri. Saya/anda/saudara juga ingin cepat sampai tujuan tetapi tetap patuhi rambu2 jalan & jangan main serobot jalan sendiri. Ikut antri lebih baik daripada serobot yang hanya akan membuat kemacetan baru. Diperlukan kesadaran dari diri sendiri, mari jadikan budaya antri dalam kehidupan sehari-hari kita.

antrilah dengan tertib !


indahnya berbagi

Friday, 25 February 2011

Jembatan Barelang

Barelang

Sedikit bercerita mengenai kota Batam, terutama jembatan "Barelang". Saya sendiri sudah sejak th 2006 pindah ke Batam sebelum hijrah lagi ke Jakarta. Nah....di Batam yang terkenal salah satunya adalah jembatan Barelang. Setiap wisatawan/turis yang berkunjung ke Batam pasti ke Barelang.Jembatan Barelang ini sudah merupakan simbol kota Batam dan pada th 2010 dijadikan icon visit Batam 2010. Terletak sekitar 20 km dari pusat kota Batam. Sehingga jembatan ini pun menjadi objek wisata bagi wisatawan/turis serta penduduk Batam. Karena Batam dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadikan kota Batam strategis sebagai kota wisata.Hanya dengan menggunakan ferry kita sudah bisa menyebrang ke Malaysia / Singapura. Dan setiap tahun cukup banyak turis yang datang ke Batam.

Disebut sebagai jembatan Barelang karena jembatan ini menghubungkan Batam, Rempang dan Galang. Jembatan Barelang sendiri terdiri dari 6 buat jembatan yang menghubungkan 3 pulau besar & beberapa pulau kecil termasuk Kepri. Jembatan ini menjadi salah satu kebanggaan dari penduduk Batam. Belum lengkap kalau ke Batam jika belum mengunjungi jembatan Barelang. Disana kita bisa melihat pemandangan dari atas. Kalau sore hari menjadi tempat nongkrong keluarga,teman maupun saudara sambil menikmati keindahan alam dari atas jembatan. Ada juga beberapa orang menyalurkan hobi memancing . Selain itu di sepanjang jembatan dijual makanan seperti jagung rebus/bakar, sate udang goreng, gorengan,kacang rebus dll. Didekat2 daerah Barelang juga terdapat restoran Seafood. Pada hari sabtu/minggu dan hari libur banyak yang mengunjungi jembatan Barelang baik wisatawan atau pun warga Batam sendiri.

Anda tertarik? yuk...visit Batam. ^_^




liburan keluarga



indahnya berbagi

Tuesday, 22 February 2011

Cara Hidup

KasihMu luar biasa....

Minggu yang lalu seperti biasanya mengikuti misa minggu di Gereja dekat rumah. Tema misa minggu itu sungguh sangat membuatku kembali berpikir tentang orang2 yang pernah menyakitiku. Sungguh suatu renungan lagi  buatku lewat teguran Tuhan pada misa yang saya ikuti. Ternyata betapa besar kasih Tuhan kepada manusia , yang rela untuk menebus dosa2 kita. Membuatku berpikir lagi, mengapa kita sendiri susah untuk memaafkan orang yang telah menyakiti kita?? Mengapa kita begitu susah mengasihi musuh kita ?? Bukankah dendam tidak akan menyelesaikan masalah?? Terkadang memang terjadi pada diri kita, jangankan untuk memaafkan melihat wajahnya atau menyebut nama orang yang telah menyakiti kita terasa berat.

Saya juga merasakannya terhadap orang2 bahkan saudara kita yang menyakiti hati kita.Terasa berat untuk memaafkan mereka. Akankah kita sanggup mengikuti jalan Tuhan? sebagaimana Tuhan selalu memaafkan umatnya yang datang kepadaNya. MengikutiNya bukanlah suatu gaya hidup melainkan cara hidup kita. Bagaimana kita bisa menghadapi semua kesulitan2 dengan kasih. Bagaimana kita menghadapi orang yang telah menyakiti kita dengan kasih. Kasih itu sabar & lemah lembut. Kasih itu tidak menuntut balasan, kasih itu selalu memberi,kasih itu pemaaf. Tak cukup hanya berdoa tapi harus kita tunjukkan dalam kehidupan kita.

Teguran Tuhan ini semakin membuatku sadar akan kasihNya yang sungguh besar buat manusia. Mencoba & harus bisa untuk memaafkan orang yang telah menyakiti kita. Bahkan berusaha untuk mendoakan semua musuh2 kita. Hidup bukanlah kehendak kita tapi menurut kehendakNya. Hidup akan terasa damai tanpa 
adanya permusuhan & dendam. Hidup akan terasa indah & bermakna jika kasih selalu ada dalam hati kita masing2. Berpegang pada perintah & ajaran Tuhan sebagai cara hidup kita bukan untuk gaya hidup.


Selamat pagi & selamat beraktivitas semua. Semoga renungan ini semakin menumbuhkan rasa kasih kita kepada sesama,teman & saudara bahkan musuh2 kita.

awali pagi dengan senyuman

Saturday, 19 February 2011

Film asing akan stop tayang di bioskop kita

Pagi2 buka di movie.detikhot.com , membuat terkejut juga katanya film Hollywood tidak akan diputar lagi di bioskop indonesia. Tidak hanya film Eropa , film Bollywood dan Mandarin juga akan stop beredar di bioskop kita. Ini menurut wawancara detik dengan juru bicara 21 Cineplex jumat malam. Wah...berarti kita tidak bisa menikmati lagi film asing , sugguh menyedihkan. Ini di karenakan adanya beban pajak baru berupa bea masuk atas hak distribusi yang besarnya  23,75 % atas nilai barang. Selama pajak baru itu diberlakukan maka pihak asing tidak akan mengedarkan film mereka ke bioskop2 kita. Dan film yang sudah terlanjur diputar kemungkinan akan di tarik kembali.



Disayangkan banget ya , harusnya film lokal dan film asing bisa berjalan seimbang. Kita sebagai pecinta film juga bisa menentukan pilihan atas film2 yang akan kita tonton. Dampaknya lagi ratusan layar di bioskop pun akan menggangur dan bisa2 gulung tikar dan karyawan2 disana bakal kehilangan pekerjaan. Apakah film lokal bisa memenuhi layar bioskop2 tersebut??? Bagaimana pun film lokal tetap menjadi kebanggaan kita tetapi film asing setidaknya juga bisa lebih menambah wawasan dan inpirasi buat kemajuan perfilman kita. Seharusnya keduanya berjalan seimbang, apakah ini agar film lokal yang ditontan saja atau untuk pendapatan pajak ??? Kita tidak akan pernah tahu, berharap pemberlakuan pajak tsb dapat ditinjau lagi. 

Selengkapnya teman2 bisa baca di movie.detikhot.com


indahnya berbagi

Friday, 18 February 2011

Jalan-Jalan ke Bali part 3

Tour hari pertama

Lanjut yuk...masih tour hari pertama.

Akhirnya dari kintamani mobil kami pun menuju ke tempat wisata " Tirta Empul-Tampaksiring ". Untuk memasuki tempat wisata tersebut kita perlu membeli karcis seharga Rp 15.000/orang ( kalau gak salah ^^ ). Setelah membeli tiket kami pun memasuki tempat wisata tersebut, cukup banyak turis yang berkunjung. Bangunan2 seperti pura masih berdiri dengan kokoh. Kami pun mengambil beberapa foto sebagai kenangan.

Di sini mereka masih sering mengadakan upacara adat loh. Ada juga tempat permandian di kawasan ini yang dinamakan Tirta Empul. Bagi wisatawan juga bisa mengambil air suci tersebut. Kalau untuk permandian harus memakai pakaian adat mereka kata Pak Wayan begitu. Jadi bukan sembarang orang bisa langsung menceburkan diri disitu, perlu doa2 juga. Kami pun antri dengan pengunjung lainnya untuk mengambil air tersebut untuk membasuh wajah. Katanya bisa mendatangkan kebaikan pada kita. Kolam airnya juga banyak dan mempunyai makna masing2.

Mereka yang mandi di kolam tersebut tidak lupa sambil memanjatkan doa2. 

Setelah puas mengelilingi semua tempat di kawasan tersebut kami pun melanjutkan perjalanan karena hari sudah menjelang sore. Tempat berikutnya adalah "jimbaran", saatnya menikmati sunset dan makanan seafood. Memang rencananya kami akan menikmati makan malam di jimbaran (makan malan di pinggiran pantai). Kedengarannya sungguh menyenangkan bukan.

Perjalanan menuju jimbaran agak sedikit lama, hampir 2 jam kami baru sampai karena ada sedikit kemacetan di jalan. Akhirnya setelah hampir jam 5 sore kami sampai untuk menikmati sunset. Di perjalanan Pak Wayan sempat khawatir karena takut kami gak bisa menikmati sunset , katanya "sayang banget". Kami memasuki salah satu restoran seafood. Tempat duduk restoran semua berada di pantai. Kita bisa leluasa menikmati sunset dan pasir putih yang sungguh indah.


Setelah menunggu cukup lama akhirnya hidangan makan malam pun disajikan. Kami pesan lobster , ikan bakar, dan kerang dengan saus bali. Kerangnya memang enak , saus balinya terasa banget. Dengan memesan sebutir kelapa untuk berdua menambah nikmatnya makan malam saat itu. Suasana terasa sangat romantis. Menghabiskan sekitar Rp 723.000 , agak sedikit mahal seh menurutku. Tetapi dengan suasana dan pelayanan serta makanan yang lumayan enak menurutku wajar saja. Pelayanan di restorannya juga cukup menyenangkan , para pelayan selalu ke meja2 pengunjung sekedar untuk ngobrol atau menanyakan masakan yang mereka sajikan. Jadinya suasana cukup akrab, ditambah lagi ada penyanyi yang bisa kita request lagu. Sungguh malam yang tak terlupakan.



Setelah makan malam dan menikmati suasana malam di pantai akhirnya kami memutuskan untuk pulang karena sudah malam dan capek. Ingin secepatnya kembali ke hotel dan beristirahat karena besok mesti lanjut lagi ke tempat wisata lainnya. 

lanjut lagi ya ----- >