Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Monday, 18 July 2011

Kerak Telor

Akhirnya berhasil juga mencicipi kerak telor betawi (hihihihi...). Baru kali ini mencoba makanan khas betawi ini. Ceritanya memang tidak sengaja bertemu dengan bapak penjual kerak telor waktu jalan2 di mall Taman Palem hari minggu. Terkejut juga di dalam mall ada penjual kerak telor, lengkap dengan peralatannya. Tanpa pikir panjang langsung menghampiri & memesan seporsi untuk dibawa pulang. 

Tanpa mau kehilangan moment kami melihat cara pembuatan kerak telor tersebut. Cukup unik juga, masih menggunakan arang. Masih tradisonal banget, bangga juga ya ternyata negara kita mempunyai ciri khas makanan yang begitu banyak dengan keanekaragaman sukunya. Sesekali ku bertanya pada penjual bumbu2 yang dia masukkan. Karena tidak begitu suka dengan telor asin, saya memilih telur biasa untuk kerak telornya. Cukup harum juga aromanya buat penasaran aja. Ternyata dicampur juga dengan beras ketan putih, ebi yang sudah disangrai kering, bawang merah goreng, ada kelapa sangrai juga loh. Gak sabar untuk segera mencicipinya & ternyata rasanya gurih.





Monday, 16 May 2011

Makan2 lagi...

Warung Tekko

Akhirnya kesampaian juga makan di warung Tekko setelah hampir 6 bln menetap di Jakarta. Di Batam memang ada tapi rasanya kurang sreg cuma sambalnya pedas banget. Untungnya tinggal di daerah Palem, kalau malam banyak yang menjual makanan. Memang dari kemarin2 sudah mau mencicipi masakan warung Tekko yang terkenal dengan iga penyetnya. Setiap malam cukup ramai salah satu restoran di palem ini, membuat jadi penasaran & ingin membandingkan rasanya dengan yang di Batam.

Akhirnya minggu malam kami bertiga mendatangi juga warung Tekko di palem. Karena belum jam 7 malam jadi masih ada tempat duduk kosong. Biasanya ramai diatas jam 7 malam. Ruangannya lumayan luas, ada outdoor di bagian belakang. Ruangan bagian belakang untuk mereka yang ingin menikmati hembusan angin malam & bisa untuk merokok karena atasnya terbuka. Kami memilih duduk di bagian dalam yang tentunya berAC. Desain ruangan juga cukup unik. Dengan lampu yang tidak begitu terang. Terasa suasana cafe yang hangat dengan ditemani alunan musik, bangku2 dari kayu. Cocok untuk pasangan, karena suasananya romantis. Ada foto2 artis yang sudah pernah berkunjung juga dipajang di dinding2 dengan pigura kayu. Pokoknya terasa natural banget. 

Kami pun disuguhi daftar menu oleh pelayan. Setelah melihat2 daftar menu kami pun memilih gurame penyet, iga penyet, cah jamur & ice lemon tea serta sebakul nasi. Tentunya dengan sambal yang pedas. Oh ya, sambalnya juga terdiri dari 3 pilihan yaitu pedas sedang, pedas, ektra pedas. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya menu yang dipesan datang juga. Rasanya memang beda, lebih enak dan gurih. Guramenya digoreng garing dengan sambal pedas yang menggugah selera. Begitu juga iga penyet nya yummy banget. Cah jamurnya juga enak (porsinya kecil saja,hehehe...). Si kecil juga menyukainya & makan dengan lahap. Penyajian makanannya natural banget, masih menggunakan bakul serta disajikan diatas daun pisang. Nikmat banget dech...

Mengenai harganya masih ok seh. Gurame penyet seharga 42 ribu, Iga penyet seharga 28 rb, cah jamur 15 rb serta ice lemon tea 8 rb ( gelas besar, cukup untuk ber2 he8...) belum termasuk pajak. Kapan2 mesti balik ke warung Tekko lagi nich...:D

Gurame penyet :D

Iga penyet :D

Cah jamur :D

Sambel ulek, mantap :D





Sunday, 8 May 2011

Ang Kue

Yukk cicipi kue khas Jambi...

Dari namanya mungkin terdengar aneh. "Ang kue" dari bahasa tio ciu, saya baru pertama kali mencicipi kue khas chinese jambi ini. Rasanya enak banget, kulitnya terbuat dari tepung beras. Di dalamnya diisi dengan beras ketan dicampur daging cincang, dan jamur. Kue ini bisa dimakan langsung atau digoreng lagi. Tapi menurutku digoreng terasa lebih enak karena ada garing2nya gitu. Dimakan hangat dengan kecap manis dan sambal, akan terasa lebih nikmat. Harga 1 kue sekitar Rp 7.500,-, makan 1 saja sudah terasa kenyang. Mungkin karena pakai beras ketan ya. Di Jakarta sudah ada yang menjual, seperti di daerah Cengkareng khusus tempat makan Jambi. Mereka menjual jajanan khas Jambi. Jadi pingin beli lagi, hehehehe...

Ang Kue

isi beras ketan,jamur & daging


Monday, 25 April 2011

Kue Sayuran "Choi Pan" khas Pontianak

Lezat....

Sesuai dengan namanya "choi pan" menurut istilah hakka & "chai kue" menurut orang tio ciu berarti kue yang di dalamnya berisi sayuran. Kue ini mungkin tidak asing lagi bagi masyarakat chinese Pontianak. Dulu mama sering membuat salah satu jajanan pasar ini. Terkadang memenuhi permintaan pelanggan atau untuk cemilan keluarga. Bentuknya seperti lumpia, hanya pembungkus / kulitnya berbeda. Kue ini kulitnya terbuat dari tepung beras.Karena merupakan salah satu cemilan favorit keluarga maka saya pun ikut belajar membuat. Tidak rumit & gampang membuatnya.Membuat adonan dari tepung beras kemudian menambahkan isinya & dibungkus lalu dikukus. Isi dari kue ini bervariasi seperti kucai, bengkuang, tauge, rebung dengan menambahkan ebi goreng di dalamnya. Dengan ditaburi bawang putih goreng di atas kue tersebut menambah nikmatnya "choi pan" ketika disantap bersama sambal cabe terasi. Biasanya dilapisi daun pisang sebagai alasnya sehingga membuat aromanya semakin sedap. Kue ini enak disantap dalam keadaan hangat. Bisa sampai 10 "choi pan" sekali santap. Cocok untuk sarapan atau cemilan sore hari. Favoritku choi pan rasa kucai, enak banget (he****). Selain dikukus "choi pan" juga ada yang digoreng. Menurutku keduanya sama enaknya, digoreng maupun dikukus. Sama2 nikmat untuk disantap. Kue yang tidak akan pernah terlupakan & selalu enak dinikmati. Jadi teringat kampung halaman :D


Saturday, 23 April 2011

Makan-Makan

Hunting makanan Jepang di Jakarta
Bicara tentang makanan Jepang selalu menyenangkan & unik. Mungkin karena kami berdua menyukai masakan Jepang terutama sang suami ( apa karena bekerja di perusahaan Jepang ya...he**** ). Kali ini kami mencoba Makanan Jepang di Restoran Hanamasa. Di mal2 Jakarta sepertinya restoran Jepang begitu mendominasi. Begitu banyak pilihan dibanding daerah kami dulu di Batam. Mesti nyebrang jauh2 ke negara Singa untuk mencicipi masakan Jepang seperti sushi. Kebetulan hari itu bukan weekend jadi tidak begitu ramai. Menurutku tempatnya lumayan nyaman, cocok untuk acara makan keluarga. Pegawainya juga ramah2 & pelayanannya lumayan bagus. Mengenai harga masih tidak begitu mahal, masih bisa terjangkau. Kami bertiga menghabiskan sekitar 320 rb sudah termasuk pajak ( 2 orang dewasa + 1 anak ). Termasuk paket "all you can eat", paket makan sepuasnya. Disini kita bisa menikmati makanan secara yakiniku & shabu2. Dipanggang & direbus sesuai selera. Murah kan?

Seperti restoran Jepang kebanyakan, kita memasak sendiri makanan yang telah diambil . Untuk shabu2 kuahnya telah dipersiapkan oleh mereka. Kita tinggal mengambil daging2 ikan segar, kerang, daging sapi, udang, sayuran, jamur sesuai selera. Semua telah dipersiapkan dan kita tinggal memilih apa yang kita sukai. Tersedia juga kue2, buah2an, juice segar, rujak, puding dll. Pokoknya makan sampai puas dech baru keluar. Kami cukup lama berada di dalam, sekitar 1 setengah jam. Makan & sambil bercanda dengan keluarga terasa santai & menyenangkan. Makanan Jepang yang tidak akan bosan dicoba. Walaupun begitu tetap mencintai masakan Indonesia yang kaya akan bumbu & rempah2nya.

Beberapa gambar yang sempat diambil he****








shabu2 


sibuk memanggang he***

Thursday, 3 March 2011

Oleh-Oleh khas Batam

Jangan tinggalkan Batam tanpa kesan....

Masih mengenai Batam...hehehe...kali ini mengenai oleh2 khas Batam. Sering kita ditanyain kalau berkunjung ke suatu tempat oleh2 apa yang akan dibawa pulang? Karena lama juga tinggal di Batam, kadang teman/saudara berkunjung kami selalu rekomend salah satu oleh2 khas batam yaitu  kek pisang villa. Di Batam  kek pisang villa memang terkenal, sudah menjadi buah tangan turis/wisatawan kalau berkunjung ke Batam. Sesuai dengan namanya kek itu terbuat dari pisang sebagai bahan dasarnya. Hadir dengan berbagai macam variasi rasa. diantarannya blackforest,blueberry,mocca,pandan cheese,cheese,mixed fruit dll. Hari itu saya juga memborong kek pisang villa untuk dibawa pulang ke jakarta.
rasa pandan dgn taburan keju diatasnya

Saya pun memilih rasa blackforest dengan lapisan strawberry jam dan siraman coklat dark & white yang yummy. Selain itu saya juga memilih rasa pandan cheese, karena saya suka dengan aroma pandannya yang menggoda dengan taburan keju diatasnya serta lapisan strawberry jam juga. Cocok untuk pecinta kuliner. Selain itu saya juga memilih beberapa rasa sebagai oleh2 kepada saudara2 di jakarta.

kek pisang dgn rasa blackforest

dengan lapisan coklat yang menggoda
Ternyata para artis ibukota yang berkunjung ke Batam juga tidak lupa membawa pulang salah satu oleh2 khas ini. Terbukti dengan banyaknya foto2 artis yang mengunjungi oulet2 pisang kek villa dipajang disana. Lumayan terkenal juga pisang kek villa ini. Selain menjual pisang kek disana juga terdapat browniest yang terbuat dari coklat dan ditaburi kacang almond, coklat putih, keju parut . Selain itu juga terdapat bingke dengan tekstur kue yang lembut dan rasa pandan yang yummy. Mesti dicoba jika anda berkunjung ke Batam. 
Oh ya ..harga per kotak untuk pisang kek villa sekitar Rp 35.000,-. Jika membeli banyak untuk dibawa pulang kita tidak perlu susah2 packing karena semua akan dipacking langsung di toko. 

browniest

Bingke

Berikut sedikit info oulet2 kek pisang villa di Batam :
1. Batam Centre
    Bisa kita temui di ruko Nusantara Golden dekat dengan resto Kediri
2. Nagoya
    Disamping hotel Nagoya Plaza
3. Penuin
    Persis disamping Hotel 89

Selain itu juga kia bisa menemui outlet villa kek pisang di bandara Hang Nadim tepatnya di gade 5/6 . Jangan tinggalkan Batam tanpa kesan. Oleh2 khas Batam ya kek pisang villa. 

salah satu outlet di nagoya


indahnya berbagi